USB 3
Senin, 11 Maret 2013
Perkembangan teknologi elektronik khususnya komputer berkembang
dengan sangat pesatnya terutama perangkat keras komputer. Selain
processor yang perkembangannya sangat pesat, juga diiringin dengan
perkembangan periperal lainnya juga seperti standar koneksi usb,
monitor, memory, hardisk, dll. Dalam artikel belajar komputer kali ini, kami akan membahas seputar perkembangan koneksi USB 3 yang akan menganti standar koneksi USB 2.
USB (Universal Serial Bus) merupakan standar koneksi (interface) yang
telah mendapat pengakuan dari dunia untuk koneksi universal keperangkat
lainnya. Sampai saat ini kita telah mengenal teknologi USB 2.0 dan
hampir 6.000.000 perangkat yang telah menggunakan standar teknologi ini
yang banyak kita temui dipasaran. Kecepatan koneksi USB 2.0 ini mencapai
480Mbps, tapi berdasarkan teori adalah 320 Mbps. Koneksi USB 2 rupanya
kurang cepat untuk kita saat ini, oleh karena itu telah muncul (di buat)
standar USB yang baru yaitu USB 3.
Hadirnya USB 3.0 sebagai penerus USb 2 yang menyandang predikat
sebagi perangkat USB Super Speed, dengan teori kecepatannya yang cukup
menjanjikan pada angka 5 Gbit/detik atau 10 kali lipat dari kecepatan
USB 2.0. Berikut akan kami uraikan secara singkat mengenai teknologi USB
3.0 yang meliputi seperti apa arsitektur teknologinya, data transfer
(sinkronisasi) dan data encodingnya dibanding dengan USB 2.0.
USB 3 Arsitektur dan Fiturnya
Kehadiran USB 3.0 cukup mengejutkan karena memiliki berbagai
kehandalan yang terutama adalah transfer rate dan teknologi terbarunya
yang secara lambat laun akan menggantikan keberadaan USB 2.0 yang kita
gunakan saat ini. Kemunculan USB 3 ini dapat diuraikan sebagai berikut,
yang intinya adalah mengenai data transfer yang sering mengalami kendala
pada USB 2.0.
Tekonologi USB 3 menggunakan arsitektur dual bus yang digunakan untuk
dapat dipakai pada pengoperasian USB 2.0 (HIGH Speed/LOW Speed/FULL
Speed) dan juga USB 3.0 (Super Speed) secara simultan dan juga masih
mendukung dengan perangkat-perangkat sebelumnya. Sehingga masih dapat
memungkinkan untuk kompatibilitas penggunaan perangkat USB 3.0 pada
port-port USB 2.0.
Untuk struktur topologi yang digunakan masih sama dengan USB 2, yang
konsis dengan topologi star, dengan level root pada level 0 dan hub
level terendah yang terhubung dengan perangkat.
USB 3 Data Encoding
Bus Super Speed menyajikan sebuah model transfer data pada kecepatan
5.0 Gbit/s, kecepatan ini dikembangkan dari kecepatan aslinya yang 4
Gbit/s yang awalnya juga dari 3.2 Gbit/s, tentunya lebih cepat dari
400Mb/s pada USB 2.0. Semua data dikirim sebagai sebuah aliran aduk 8
bit yang kemudian dikonversi menjadi format 10bit. Hal ini membantu
dalam menurunkan efek ElectroMagnetic Interference (EMI).
USB 3 Data Transfer dan Sinkronisasi
Transaksi Super Speed diidentifikasi oleh host yang melakukan respon
permintaan yang mengikuti dengan perangkat USB 3.0. Perangkat bisa saja
menerima atau menolak, jika sinyal diterima dengan baik, maka perangkat
USB 3.0 mengirimkan atau menerima data dari host tersebut. Jika endpoint
mati (tidak respon), perangkat akan merespon dengan beberapa toleransi,
jika kekurangan buffer data, maka responnya adalah sinyal Not
Ready(NRYD) yang dikirimkan pada host untuk mengabarkan tidak siap dalam
proses penerimaan.
Ketika perangkat telah siap, maka dikirimkan sinyal Endpoint Ready
(ERDY) pada host untuk melakukan ulang perencanaan transaksi data.
Penggunaan unicasting dan paket multicasting, yang dikombinasi dengan
peringatan tak serempak, menyebabkan link tidak aktif dalam menyampaikan
paket-paket sebagai penghemat daya, sehingga power managementnya lebih
bagus.
Semoga artikel mengenai teknologi USB 3 ini dapat bermanfaat untuk
Anda. Siap-siap memasuki era USB 3.0, karena teknologi USB 2 yang telah
kita gunakan saat ini cepat atau lambat pasti akan tergantikan dengan
teknologi USB terbaru ini.
Referensi: Komputek
Gambar / foto: images.yourdictionary.com
Created byUnknown di 23.48
Label: TIK
0 komentar:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
